11.Destinasi Wisata Menakjubkan Di Palangkaraya

 

Kota terbesar di pulau borneo serta sejarah yang panjang pada perjuangan rakyat Indonesia dan tempat di mana Soekarno pernah mengajukan nya sebagai sebuah ibu kota administratif Republik ini, Palangakaraya bukanlah salah satu destinasi favorit untuk berlibur para pelancong dalam negeri maupun asinh, terkadang para pelancong masih bingung mau ke mana saja dan hal apa saya yang bisa dilakukan ketika berwisata ke Kota Palangkaraya. Berdasarkan riset teman – teman saya putra suku dayak, berikut saya coba untuk memberikan rekomendasi 11 destinasi wisata yang bisa dilakukan ketika anda berada di Kota Palangkaraya.

1.Berkunjung ke Museum Balanga

Tempat ini merupakan satu – satunya museum yang ada di Kota Palangkaraya ini adalah tempat yang edukatif untuk anda dan anak – anak anda kunjungi, bagi anda yang penasaran serta ingin tahu tentang adat dan budaya dari suku Dayak pedalaman. Dari kehamilan sampai pada kelahiran, hingga tata cara serta ritual kematian pun akan di jelaskan dengan menarik dan dengan benda-benda yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dipamerkan dalam estalase kaca serta dipadukan dengan tampilan yang menarik, di lantai ataspun bahkan ada miniatur dari rumah betang dan rumah yang biasa digunakan ketika tinggal di ladang selama berbulan-bulan oleh suku Dayak serta rumah adat bagi kepala suku dayak pedalaman itu sendiri.

 

2.Bersantai di Danau Tahai

 

Tidak jauh dari dari Aburetum Nyaru Menteng hutan palangkaraya ,ada sebuah danau yang memiliki air berwarna hitam yang telah dibangun di atasnya jembatan kayu yang pas untuk foto-foto, juga tersedia beberapa tempat untuk bersantai santai menikmati panorama sekeliling yang masih dikelilingi oleh hutan gambut. Bagi anda yang ingin mencoba aktifitas lain juga ada bebek-bebekan yang tinggal dikayuh untuk berkeliling danau.

 

3.Aburetum Nyaru Menteng 

 

Di sinilah tempat dimana orangutan yang telah menjadi korban dari lajunya deforestasi kembali di rehabilitasi untuk kembali ke alam liar, di sini bawah yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation sebuah yayasan nirlaba, di tempat ini mereka di ajarkan kembali bagaimana menjadi orangutan yang seutuhnya, bagaimana cara naik pohon, membuat sarang hingga mengenali predator yang ada di di sekitarnya. Namun pengunjung hanya diperbolehkan untuk masuk ke pusat informasi dan hanya melihat mereka di kandang besar dari balik kaca, di tempat yang menjadi markas serta observasi ini kita juga diputarkan video kisah ketika melepas liarkan dan film pendek tentang orangutan yang menjadi peliharaan hingga kembali ke hutan. Markas dari BOS ini di buka hanya ketika hari sabtu dan minggu, diluar hari yang di tentukan itu bagi anda yang ingin berkunjung harus mengurus di BKSDA setempat untuk mendapat ijin khusus.

 

4.Wisata Susur Sungai

 

Wisata ini adalah salah satu atraksi yang wajib anda kunjungi ketika berada di Kota Palangkaraya, ada kapal kayu atau di sebut susur yang berada di dermaga Monumen Pahlawan negeri yang selalu siap untuk mengantarkan serta menemani anda untuk menikmati pesona dari sungai Kahayan dan Rungan. Kapal – kapal wisata milik pemerintah ini berangkat setiap hari selama kurang lebih 3 jam sekali, dan berangkat dengan minimun penumpang 25 orang. Selain itu juga ada kapal pribadi milik perusahaan swasta namun lebih mahal karena pasarnya adalah wisatawan mancanegara, namun semua fasilitas yang ada di kapal ini full service untuk anda, dari penjemputan hingga makan dan kamar tidur yang berada di dalam perut kapal itu sendiri.

 

5.Menikmati Baram Di Pedalaman Suku Dayak

 

Baram adalah minuman alkohol tradisional suku Dayak yang terbuat dari fermentasi beras ketan, di beberapa warung mereka telah mengolahnya menjadi minuman yang tidak memabukan, salah satunya dengan menjadikannya minuman hangat baram, yang harus dicoba karena minuman ini hanya ada di Kota Palangkaraya. Warung Cilik Riwut yang memadukan galeri perjuangan pahlawan nasional serta kearifan lokal suku dayak dari Kalimantan Tengah adalah salah atu tempat untuk mencobanya, selain itu warung tebing hijau yang berada di Palma juga menyediakan berbagai olahan dari baram.

 

6.Camping di Danau Tahai’i

 

Walaupun namanya mirip dengan danau tahai yang ada di kota sebelumnya, namun yang satu ini sama sekali berbeda dengan yang sebelumnya, untuk menuju ke sana kita terlebih dahulu melalui kerumitan hutan dan sungai kecil dengan pepohonan yang masih rapat. Pasir putih yang terhampar merupakan tempat yang pas untuk anda mendirikan sebuah tenda dan danau nya yang tidak terlalu luas namun memiliki air bersih serta jernih, sangat menyegarkan untuk berenang atau sekedar bermain air. Lebih lanjut tentang Danau tahai’i anda bisa mencoba merencanakan perjalanan jika anda berkunjung ke Palangkaraya.

 

7.Berkeliling Pulau Kaja

 

Pulau kaja adalah tempat di mana para orangutan dilepaskan setelah mengalami tes dan dinyatakan lulus “Sekolah Hutan” di pusat rehabilitasi BOSF, di sinilah mereka untuk pertama kalinya dengan bebas memanjat dari satu pohon ke pohon lainya. Walau begitu, mereka masih di beri makan setiap harinya karena persediaan makanan dan sayuran yang terbatas di pulau ini. Karena Pulau ini bukan tempat wisata untuk umum, jadi ada beberapa peraturan yang harus di patuhi oleh pengunjung seperti dilarang untuk naik ke pulau dan berinteraksi dengan Orangutan,menjaga jarak maksimal 10 meter serta dilarang mengambil foto orangutan dengan camera profesional peraturan ini di gunakan agar menciptakan rasa alami pada orangutan itu sendiri. Pulau Kaja hanya boleh di kunjungi pada hari Sabtu, Minggu, Selasa dan Kamis saja, di karenakan kepercayaan dari suku dayak di hari – hari tertentu.

 

8.Mendaki Bukit Tangkiling

 

Diperlukan waktu sekitar 50 menit untuk mencapai puncak bukit ini, setiba dipucak panorama hijaunya hutan Kalimantan berhiaskan sungai yang meliuk-liuk seperti sungai amazon yang ada di benua Amerika adalah bonus yang bisa kita nikmati. Waktu terbaik untuk mendaki bukit yang indah ini adalah di pagi hari ketika kabut awan tipis sedang menutupi daerah sekitarnya sehingga kita tampak seperti berada di atas awan, atau di senja hari ketika matahari terbenam di ufuk barat , sunset di Bukit Tangkiling adalah salah satu sunset terindah yang ada di Indonesia dan anda bisa menikmatinya secara gratis.

 

9.Memetik Nanas langsung di Kebunnya

 

Kalau di kota Batu ada wisata kebun apel, di Palangkaraya juga ada kebun nanas yang bisa menjadi alternatif untuk memanjakan diri. Bukan cuma melihat-lihat, kita juga langsung dijelaskan oleh pemiliknya langsung tentang bagaimana perkebunan seluas 3 hektar tersebut di kembangkan olehnya, tentang beberapa jenis nanas yang di taman serta memetik sendiri dan memakan buahnya yang manis dan segar. Perkebunan nanas ini berjarak sekitar 10km dari bukit Tangkiling.

 

  1. Melihat Tarian Dayak

 

Waktu terbaik untuk melihat berbagai macam tarian Suku Dayak yang mempesona adalah ketika Festival Budaya Isen Mulang yang biasanya dilaksanakan setial bulan Mei di minggu kedua. Namul diluar itu juga bisa dengan memesan langsung tarian dari sanggarnya yang khusus performance untuk kita yang berada tak jauh dari pusat kota Palangkaraya.

 

11.Menikmati Sunset dari tepi Sungai Kahayan

Dikala senja hari, di tiga pelabuhan sungai besar yang ada di Kota Palangkaraya selalu di penuhi oleh banyak orang baik itu untuk bersantai ataupun memancing, tak lupa pula para penjual makanan yang datang untuk menawarkan dagangannya kepada para warga yang haus atau sekedar ingin menikmati gorengan sambil menatap tenggelamnya matahari dari ufuk barat. Tiga pelabuhan yang biasanya menjadi tempat bermain ini adalah Pelabuhan Tugu Sukarno, Pelabuhan Flamboyan dan Pelabuhan Rambang yang memiliki sejarah panjang di dalamnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *