7 Destinasi Wisata Di Pacitan

Image result for WISATA pacitan

Pacitan adalah kabupaten yang nyempil di barat daya Jawa Timur ini mungkin belum sempat masuk dalam situs wisata yang populer di Republik ini. Meski begitu pesona Pacitan yang tersembunyi ini dapat membuat anda berdecak kagum karena keindahan alam nya yang mempesona serta elok. Sudah saat nya anda membedah kecantikan alami kota yang bisa dicapai dengan menempuh jarak 100 km dari Solo atau 270 km dari Surabaya ini. Topografi Pacitan yang didominasi oleh daerah pegunungan kapur, sehingga daerah ini tak banyak dialiri air dan gersang. Sebagai gantinya banyak sekali goa – goa yang tersebar di area pegunungan ini. Tentu saja anda tidak akan lewatkan kesempatan untuk berkunjung dan menikmati keindahan di dalam perut bumi. Ini dia beberapa goa yang pantas untuk anda kunjungi.

BACA JUGA: 9 Rekomendasi Hotel Ramah Kantong Di Indonesia

1.Goa Tabuhan

Anda tertarik dengan musik gamelan khas Jawa? kamu wajib berkunjung ke goa Tabuhan. Goa yang satu ini terletak di kecamatan Punung. Tidak terlalu jauh dari goa Gong. Kedalaman didalam goa ini sekitar 100 meter dan memiliki dua ruangan, awalnya goa ini bernama goa Tapan karena dahulu sering dimanfaatkan orang untuk bertapa, anda akan mendapatkan sensasi mistis di dalamnya. Yang menarik di salah satu sudut goa ada kumpulan stalaktit yang bisa menghasilkan bunyi serupa dengan alat musik gamelan. Oleh kelompok gamelan yang dibentuk dari warga setempat bunyi-bunyian yang di hasilkan oleh bebatuan purba ini diubah menjadi orkestra nada yang ajaib. Maka dari itu goa ini di ubah namanya oleh warga setempat menjadi Goa Tabuhan. Keunikan ini hanya ada di dalam goa ini dan anda tidak akan menemukannya di tempat lain.

2. Goa Gong

Di desa Bomo kecamatan Punung terdapat sebuah goa dengan pemandangan stalaktit yang menakjubkan. Dengan kedalaman sekitar 700-800 meter goa ini memiliki 7 ruangan besar yang memiliki keunikannya masing-masing. Di salah satu ruangan ini anda dapat menemukan sendang bidadari yang memiliki air yang sangat jernih. Di ruang lain nya ada sebuah batu purba yang unik dimana jika batu ini ditabuh akan mengeluarkan bunyi seperti gong. Nama dari goa ini lah diambil dari nama alat musik gong yang menjadi ciri khas batu batu purba yang ada di dalamnya.

Jangan berharap anda akan menemukan goa yang gelap gulita. Untuk memasukinya pun anda tidak perlu membawa alat penerangan, karena sudah terpasang lampu temaram yang menciptakan warna yang indah di dalam dinding goa. Jalan untuk berjalan kakipun sudah dibangun dengan dilengkap  pagar pembatas, agar anda tidak sembarangan menginjak bebatuan purba yang terdapat di dalam goa.

BACA JUGA: 9 surga belanja di tokyo ini layak kamu datangi saat berada di Jepang

3. Goa Song Terus

Masih di dalam area kecamatan Punung tepatnya di desa Mendolo Lor, Goa Song Terus di yakini oleh penduduk setempat sebagai tempat tinggal manusia purba. Sejak di temukan pertama kali pada 1999 goa ini terdapat banyak sekali artefak kuno dan situs kerangka manusia purba berusia 10000 tahun , goa inipun telah menjadi destinasi utama para arkeolog mancanegara untuk meneliti sejarah manusia purba.

Tentunya tidak ada yang tahu nama sebenarnya dari manusia purba ini. Namun warga sekitar sepakat memberi nama pada situs kerangaka ini dengan nama simbah Sayem. Simbah Sayem sendiri adalah manusia purba berjenis kelamin pria berusia sekitar 40-50 tahun. Ketika situs kerangka ini ditemukan dia sedang menggenggam alat batu dan alat kerja dari tulang.

Tidak begitu jauh dari goa Song Terus, ada satu goa lain yang juga menjadi tempat bersemayam para manusia purba yaitu goa Song Keplek. Di Goa Song Keplek inilah ditemukan berbagai tesis teori bahwa manusia sejak dulu bertahan karena kerja keras. Ada artefak purba lainnya seperti Sendok tanah liat, gundi, limas, serta alat-alat serpih lainnya yang terkubur dalam goa.

Karena ini situs arkeologi yang penting sangat, anda harus hati-hati saat melihat-lihat.

4. Pantai Srau

Pantai srau ini masih tersembunyi dan masih alami, pantai Srau bisa dibilang adalah salah satu pantai yang paling indah yang ada di penjuru pulau jawa. Pantai ini terletak di desa Candi, Kecamatan Pringkuku, sekitar 25 km dari Pacitan. Saat berkunjung ketempat ini anda tidak hanya disuguhi satu pantai saja melainkan tiga pantai yang punya ciri khas tersendiri.

5. Pantai Watu Karung

Jika Banyuwangi mempunyai pantai Plengkung yang menjadi Ibizanya Indonesia, Pacitan juga punya pantai yang gak kalah menakjubkan. Terletak di daerah Pringkukung sekitar 10 km dari kota pacitan, pantai ini memang agak tersembunyi dan sulit dijangkau. Namun jangan khawatir semua jirih payah yang anda lakukan untuk sampai ketempat ini akan terbayarkan oleh indahnya pantai dan besar nya ombak yang memukau mata anda.

Sambil menikmati Indahnya pantai, anda dapat menikmati ikan segar hasil tangkapan nelayan di sekitar pantai, dan menonton para pemacu adrenalin yaitu para peselancar memecah ombak yang besar yang telah terkenal di kalangan turis mancanegara.

6. Sungai Maron

Pacitan juga memiliki sebuah green canyon yang bernama sungai maron. Lokasi tempat ini sendiri berada di desa Dersono Pringkuku yang dapat anda tempuh dalam waktu 45 menit saja dari kota pacitan.

Sungai Maron ini menawarkan anda sebuah pemandangan yang indah serta tenang, dengan rimbun pohon bringin dan pohon kelapa mirip dengan sungai amazon dengan tipe hutan hujan tropisnya.  mendayung perahu menyusuri sungai ini membuat anda akan merasakan sensasi keindahaan sungai terbesar di dunia yaitu amazon. Tanpa adanya anaconda, buaya, dan tentunya ikan piranha yang sangat ganas tersebut.

Sungai maron juga sangat bermanfaat bagi desa – desa sekitar. Yang menarik dari sungai ini sering diadakan lomba dayung  setiap tahunnya. Lomba ini untuk senang-senang saja, bahkan banyak peserta perlombaan yang ujungnya malah tercebur sungai dan bukannya berkonsentrasi untuk menaklukkan garis finish, anda pun bisa ikutan dalam perlombaan ini.

7. Pantai Banyu Tibo

Pantai berpasir putih ini dinamakan Banyu Tibo karena keberadaan air terjun mungil yang terletak tepat di bibir pantai.meskipun di pantai mata anda akan disegarkan dengan adanya air tawar yang tumpah dari air terjun. Anda dapat bermain di pantai dan sebelum pulang ke rumah basuh rasa lengket di tubuh anda dengan air terjun itu. Jika anda tidak ingin basah – basahan atau berenang, anda  cukup duduk di atas batu-batu karang di sekitar pantai sembari menikmati keindahan pantai.

Pantai Banyu Tibo terletak di desa Widoro, kecamatan Donorejo dan masih segaris dengan Pantai Klayar. Jika anda ingin menikmati pantai ini, anda disarakan datang di saat surut pada pagi atau sore hari. Jika air laut pasang, tempat ini tak akan bisa anda nikmati karena pantainya tergolong sempit.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *